
Tidak mudah bagi umat muslim yang tinggal di Bali untuk mencari tanah makam. Terlebih jika mereka adalah kaum dhuafa yang tidak terdaftar di rukun kifayah manapun.
Bila tak ada yang peduli dengan mereka, jenazah-jenazah ini akan terlantar begitu saja tanpa dimakamkan.
***
Beberapa waktu lalu, tim Yayasan Rumah Peduli Annisa memakamkan jenazah Bapak Ferry Ramrani yang berusia 64 tahun. Beliau adalah jenazah muslim dhuafa yang sebelumnya tergolek sakit selama 3 hari di depan kost milik orang lain.

Sayangnya, Almarhum Bapak Ferry tidak terdaftar di rukun kifayah manapun sehingga beliau dikategorikan sebagai jenazah terlantar dan harus membayar Rp5 juta agar bisa mendapatkan tanah makam.

Batu nisan yang berjejer tanpa jarak ini adalah saksi betapa sulitnya mendapatkan tanah makam bagi umat muslim di Bali. Mirisnya, kedalaman lubang hanya mencapai paha orang dewasa saja atau sekitar 1 meter. Itu pun sebelumnya sudah dipakai oleh 7 jenazah.

Kondisi inilah yang membuat Yayasan Rumah Peduli Annisa tergerak untuk mewujudkan tanah makam gratis bagi umat muslim khususnya kaum dhuafa supaya mereka tak perlu kesulitan lagi mencari tanah makam atau memikirkan pembayaran tanah pemakaman.
Dari sedekah yang sudah terkumpul nantinya akan digunakan untuk mengadakan tanah makam gratis bagi umat muslim di Bali seluas 1,2 hektar.
***
Bantu kami untuk meringankan beban jenazah terlantar dan menunaikan fardhu kifayah sesuai sabda Rasulullah Shalallahu Alaihi Wassalam:
“Barangsiapa yang membantu seorang muslim (dalam) suatu kesusahan di dunia maka Allah akan menolongnya dalam kesusahan pada hari kiamat, dan barangsiapa yang meringankan (beban) seorang muslim yang sedang kesulitan maka Allah akan meringankan (bebannya) di dunia dan akhirat” (HR. Muslim no. 2699)
Sedekahkan donasimu dengan cara:
1. Klik tombol “DONASI SEKARANG”;
2. Masukkan nominal donasi;
3. Pilih metode pembayaran GoPay atau transfer Bank (transfer bank BNI, Mandiri, BCA, BRI, BNI Syariah, atau kartu kredit) dan transfer ke no. rekening yang tertera;
4. Dapatkan laporan melalui email.
Tak hanya mendoakan dan berdonasi, saudara-saudara juga bisa membagikan halaman galang dana ini agar semakin banyak yang membantu.